Meningkatkan Hasil Tanaman Gandum (Triticum aestivum L.) Varietas Dewata Melalui Pemberian Bahan Organik dan ZnSO4

Siti Silahturrohmah, Mochammad Roviq, Nunun Barunawati

Abstract


Gandum (Triticum aestivum L.) ialah tanaman graminae yang dimanfaatkan bijinya untuk dijadikan tepung terigu. Selain di dataran tinggi, peningkatan hasil gandum juga dapat dilakukan di dataran medium. Peningkatan hasil gandum di dataran medium dapat dilakukan dengan cara biofortifikasi yakni dengan penambahan bahan organik dan pupuk ZnSO4. Penelitian ini bertujuan untuk Mempelajari pengaruh pemberian bahan organik dan ZnSO4 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman gandum dan mendapatkan dosis bahan organik dan ZnSO4 yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman gandum varietas Dewata. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga September 2018 di rumah plastik yang berlokasi di Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Batu. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak kelompok yang diulang sebanyak 3 kali dengan dua faktor. Faktor pertama yakni dosis bahan organic dengan tiga level, dan factor kedua yakni dosis pupuk ZnSO4dengan tiga level. Pengamatan yang dilakukan yakni rerata jumlah anakan per rumpun, rerata waktu muncul malai, rerata jumlah malai per rumpun, rerata jumlah spikelet per rumpun, dan rerata jumlah biji per rumpun. Pemberian bahan oganik sebanyak 20 ton/ha dan pupuk ZnSO4 25 kg/ha dapat meningkatkan 1,95% rerata jumlah anakan, 36,82% rerata jumlah malai, 8,81% rerata jumlah biji dibandingkan pemberian bahan organik 20 ton/ha dan 15 kg/ha ZnSO4. Pemberian 20 ton/ha bahan organic meningkatkan rerata jumlah spikelet 1,86% dibandingkan 10 ton/ha, dan pemberian ZnSO4 25 kg/ha meningkatkan rerata jumlah spikelet 8,35% dibandingkan 15 kg/ha ZnSO4.

Keywords


Biofortifikasi; Dataran Medium; Gandum; Hasil

Full Text:

PDF

References


Abbas, G., M.Q. Khan, M. Jamil, M. Tahir, and F. Hussain. 2009. Nutrient uptake, growth and yield of wheat (Triticum aestivum L.) as affected by zinc application rates. Int. J. Agric. Biol. 11(4): 389–396.

Alloway, B.J. 2008. Zinc in Soils and Crop Nutrition. Second Edi. International Zinc Association.

Barunawati, N. 2012. Iron and zinc translocation from senescent leaves to grains of wheat (Triticum aestivum cv. Akteur) in response to nitrogen fertilization and citric acid application.

Cakmak, I. 2008. Enrichment of cereal grains with zinc. agronomic or genetic biofortification. J. Plant Soil 302: 1–7.

Hafeez, R., T. Aziz, M. Farooq, A. Wakeel, and Z. Rengel. 2012. Zinc nutrition in rice production systems: a review. J. Plant Soil 3(2): 374–391.

Hariyanto, A.E., S. Yogi, dan A. Soegito. 2002. Respon tanaman gandum (Triticum aestivum L.) galur Nias dan DWR 162 terhadap pemberian pupuk kandang ayam. AGRIVITA J. Agric. Sci. 24(1): 30–36.

Marschner, H. 1986. Mineral nutrition of higher plants. Academic Press Harcourt Brace Jovanovich Publisher, London.

Mekkei, and E.H. Eman. 2014. Effect of Cu, Fe, Mn, Zn foliar application on productivity and quality of some wheat cultivars (Triticum aestivum L.). J. Agri-Food Appl. Sci. 2(9): 283–291.

Patola, E., and H. Ariyantoro. 2015. Uji pemberian pupuk hayati biotamax dan macam pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman gandum (Triticum aestivum L.). JOGLO 28(1): 10–18.

Ruthkowska, W. Szulc, T. Sosulski, and W. Stepien. 2014. Soil micronutrient availability to crops affected by long-terminorganic and organic fertilizer applications. Plant Soil Environ. 60(5) 198-203. 60(5): 198–203.

Shaheen, R., M.K. Samim, and R. Mahmud. 2007. Effect of zinc on yield and zinc uptake by wheat on some soils of Bangladesh. J. Soil Nat. 1(1): 7–14.

Sharma, C. Chatterjee, S.C. Agarwala, and C.P. Sharma. 1990. Zinc deficiency and pollen fertility in maize (Zea mays). Plant Soil 124: 221–225.




DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.jpt.2019.004.2.10

Refbacks

  • There are currently no refbacks.