Korelasi Antara Komponen Hasil dengan Hasil pada Bunga Matahari (Helianthus annuus L.)

Intan Widia Santika, Budi Waluyo, Noer Rahmi Ardiarini

Abstract


Produksi biji bunga matahari belum memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia, Salah satu upaya untuk mengingkatkan produksi biji bunga matahari adalah melalui seleksi yang memiliki hasil tinggi. Analisis korelasi digunakan untuk mengetahui hubungan karakter komponen hasil dan hasil prouksi biji bunga matahari. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari korelasi genetik dan korelasi fenotip karakter komponen hasil pada tanaman bunga matahari. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-September 2017 di Kepuharjo, Malang. Bahan penelitian terdiri dari 9 genotip bunga matahari yang berasal dari koleksi plasma nutfah Laboratorium Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Metode yang digunakan yaitu rancangan acak kelompok (RAK) dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa  komponen hasil yang memiliki korelasi genetik dan fenotip nyata terhadap hasil adalah tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, jumlah daun, inisiasi bunga, hari berbunga, diameter bunga, hari panen, total biji per bunga dan total biji per tanaman.

Keywords


Bunga Matahari; Komponen hasil; Korelasi genetik; Korelasi fenotip

Full Text:

PDF

References


Aryana, M. 2009. Korelasi fenotipik, genotipik dan sidik lintas serta implikasinya pada seleksi padi beras merah. Crop Agro 2(1): 1-8.

Falconer, D. S. 1960. Introduction to Quantitative Genetics. First Edition. Ronald Press Company, New York.

Jalil, S., H. A. Sadaqat, and H. N. Tahir. 2014. Correlation studies among yield related traits for seed yield in sunflower (Helianthus annus L.) under charcoal rot stress conditions. European Scientific Journal 10 (9): 391–398.

Lira, E.G., L. Renato, F. Amabile, M. Fagioli, A. Paula, and L. Montalvão. 2017. Genetic parameters , phenotypic ,genotypic and environmental correlations and genetic variability on sunflower in the Brazilian Savannah. Ciencia Rural. 47(8): 1–7.

Machikowa, T., and C. Saetang. 2008. Correlation and path coefficient analysis on seed yield in sunflower. Suranaree Journal Science Technology 15(3): 243–248.

Nichal, S. S., R. G. Chawhan, S. D. Tayade, and R. D. Ratnaparkhi. 2015. Correlation of Seed and Seedling Characters with Yield of Sunflower ( Helianthus annuus L .) Hybrids. International Journal of Ecobomic Plant 1(2): 65–68.

Safavi, S.M., A.S. Safavi, and S.A. Safavi. 2015. Assessment of genetic diversity in sunflower (Helianthus annus L .) genotypes using agro-morphological traits. Journal of Biodiversity and Environmental Sciences 6(1): 152–159.

Singh, R.K., and B.D. Chaudhary. 1979. Biometrical Methods in Quantitative Genetics Analysis. Second Edition. Kalyani Publishers, New Delhi.

Sir A, A.E., A.A. Abdallah, A. Ezeldeen, and Y.M. Mohamed. 2016. Heritability, genetic advance and correlation of some traits in six sunflower generations (Helianthus annuus L.). International Journal for Research in Agricultural and Food Science 2(3): 1–13.

Supriya, S.M., V. V Kulkarni, C.N. Ranganatha, and P.G. Suresha. 2017. Quantitative Analysis of Oil Yield and Its Components in Newly Developed Hybrids of Sunflower (Helianthus annuus L.). International Journal of Current Microbiology Applied Sciences 6(8): 3088–3098.

Yasin, A.B., and S. Singh. 2010. Correlation and path coefficient analyses in sunflower. Journal Plant Breeding Crop Science 2(5): 129–133.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.