Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Dosis Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bunga Matahari (Helianthus annus L.) Varietas Little Leo

Noviantri Rizky Hapsari, Ninuk Herlina

Abstract


Budidaya bunga matahari tipe kerdil di Indonesia masih tergolong sedikit, kebanyakan dari masyarakat hanya membudidayakan bunga matahari tipe besar padahal bunga matahari tipe kerdil juga sangat berpotensi untuk dipasarkan karena keunggulannya yang dapat digunakan sebagai tanaman hias pot. Salah satu upaya meningkatkan pertumbuhan dan hasil bunga matahari adalah dengan penggunaan komposisi media tanam dan dosis pupuk NPK. Penelitian bertujuan untuk mempelajari dan mengetahui interaksi antara komposisi media tanam dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil bunga matahari (Helianthus annus L). Penelitian dilaksanakan di Jalan Pahlawan Balearjosari, Malang, Jawa Timur pada bulan Juni hingga Agustus 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah bunga per tanaman. Pada komposisi media tanam tanah serta tanah : arang sekam (1:1), dosis pupuk NPK yang menghasilkan jumlah bunga per tanaman terbanyak adalah 150 kg ha-1, dengan jumlah bunga terbanyak masing-masing adalah 2,13 dan 2,92 kuntum. Pada komposisi media tanam tanah : kompos (1:1) serta tanah : arang sekam : kompos (1:1), dosis pupuk NPK yang menghasilkan jumlah bunga per tanaman terbanyak adalah 100 kg ha-1, dengan jumlah bunga terbanyak masing-masing adalah 4,79 dan 3,92 kuntum.

Keywords


Bunga Matahari; Dosis Pupuk NPK; Komposisi Media Tanam; Tipe Kerdil

Full Text:

PDF

References


Craswell, E. T., dan R. D. B Lefroy. 2001. The Role and Function of Organic Matter Intropical Soils. Journal of Nutrient Cycling in Agroecosystem. 61(1-2):7-18.

Dewanti, P. C. 2015. Pengaruh Penambahan Cahaya pada Tiga Varietas Krisan (Chrysanthemum morifollum) Tipe Spray. J. Produksi Tanaman. 5(1):77-83.

Evita. 2009. Pengaruh Berbagai Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Buncis. J. Agronomi.13 (1):21-24.

Franzen, D. 2007. Hybrid Selection and Production Practices in Sunflower Production. Fargo. North Dakota State University.

Kumalasari, F. A. 2012. Pengaruh Cekaman Kekeringan pada 10 Aksesi Bunga Matahari (Helianthus annus L.). Skripsi. Universitas Brawijaya. Malang.

Kusmarwiyah, R., dan S. Erni. 2011. Pengaruh Media Tumbuh dan Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Seledri (Apiumgraveolens L.). J. Crop Agro. 4(2):7-12.

Putri, D. M. S. 2006. Pengaruh Jenis Media Terhadap Pertumbuhan Begonia Imperialis dan Begonia “Bethlehem Star”. J. Bioderversitas. 7(2):168-170.

Sari, F. I. 2013. Peran Pupuk Organik dalam Meningkatkan Efektivitas Pupuk NPK pada Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pembibitan Utama. J. Agronomi Indonesia. 43(2):153-160.

Tamtono, F., S.Rahayu., dan A.Suyanto. 2015. Pengaruh Aplikasi Kompos Jerami dan Abu Sekam Padi Terhadap Produksi dan Kadar Pati Ubi Jalar. J. Agrosains. 12(2):1-7.

Tuberkih, E., dan L. A. Sipahutar. 2008. Pengaruh Pupuk NPK Majemuk (16:16:15) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung (Zea mays L.) di Tanah Incepticols. Balai Penelitian Tanah. J. Balittanah. 14(3):77-90.

Wibowo, A., S. Purwanti., dan R. Rabaniyah. 2011. Perumbuhan dan Hasil Benih Kedelai Hitam Malika yang Ditanam Secara Tumpangsari Dengan Jagung Manis Kelompok Saccharata. UGM. Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.